Daily Roast, Ngopi Sehat Sambil Mobilisasi

By Laili Muttamimah - December 22, 2019



Ngopi sambil mobilisasi? Bisa banget! Itulah konsep yang diangkat oleh Daily Roast Coffee, kedai kopi yang cukup baru beroperasi di Stasiun Bogor. Dengan konsep mobilisasi ini, Daily Roast sengaja menempatkan lokasi kedai mereka di dalam stasiun agar memudahkan pelanggan mereka mendapatkan kopi sebelum berangkat ke kantor maupun sepulangnya. Lokasi kedai kopi Daily Roast juga nggak sulit ditemukan, kalau kamu berjalan dari pintu masuk Stasiun Bogor, kedai ini berada di sebelah kiri jalan arah menuju peron. Jadi, walaupun kamu baru aja turun dari kereta, kamu juga nggak perlu berjalan terlalu jauh untuk sampai di kedai ini.


Boleh dibilang, saya cukup sering mampir ke Daily Roast, meskipun beberapa bulan terakhir ini belum mampir lagi karena jarang ada kerjaan di Bogor. Selain konsep mobilisasi, sebenarnya ada satu konsep lain yang saya suka dari kedai ini, yaitu sehat.

Hah? Ngopi sehat? Kayak gimana, tuh? Bukannya semua kopi sama aja, ya?

Sejak awal berdiri tahun 2019, Daily Roast secara konsisten menerapkan prinsip 'kopi sehat' karena setiap biji yang diolah menjadi kopi disajikan dari hasil roasting sendiri! Mereka nggak membeli biji kopi instan dan sangat memperhatikan setiap biji yang akan diolah menjadi kopi. Itu mengapa, kesehatan dari kopi ini bisa dikatakan terjamin. Nggak cuma itu, ada beragam menu minuman yang disajikan di kedai ini. Untuk kamu yang suka kopi, kamu boleh mencoba kopi susu gula aren andalan Daily Roast, americano, latte dengan variasi rasa mulai dari vanilla, hazelnut, hingga butterscotch, dan masih banyak lagi. Daily Roast juga menyediakan menu non kopi untuk pelanggan mereka yang nggak terbiasa minum kopi (seperti saya hahaha), mulai dari iced chocolate, butterfly pea tea soda, sampai lime crush!


Walaupun perut saya nggak pernah bersahabat sama kopi, tapi sayang banget rasanya kalau nggak cobain kopi susu gula aren a la Daily Roast. Alhasil, waktu itu saya dan Ibnu pesan es kopi susu dan iced chocolate. Terakhir kami ke sana (sekitar bulan Agustus), harga es kopi susu dibandrol Rp15.000, sedangkan iced chocolate Rp22.000, saya nggak tahu apakah sekarang harganya sudah berubah atau belum. Untuk kopi susu seharga Rp15.000 menurut saya sangat murah dibanding es kopi susu pasaran di kedai lain yang biasa dibandrol seharga Rp18.000-Rp20.000. Jangan salah, harga boleh murah... tapi rasa sama sekali nggak kalah! Kopi, susu, dan gula arennya menyatu dengan takaran yang menurut saya pas, karena kebetulan saya pesan kopinya nggak terlalu dominan. Tapi, buat yang suka kopi, mungkin lebih suka yang rasa kopinya penuh ya. Saya pernah minum es kopi susu di salah satu kedai yang menurut saya rasanya kayak 'misah' gitu, tapi es kopi susu Daily Roast nggak terasa seperti itu. Iced chocolate-nya juga bisa dibilang oke, nggak terlalu manis dan benar-benar berasa cokelatnya. Oh iya, konsep sehat yang diterapkan Daily Roast juga berlaku dengan adanya plastik ramah lingkungan yang terbuat dari sari singkong. Meskipun ada beberapa material yang masih menggunakan plastik, mereka mencoba menguranginya sedikit demi sedikit.



Daaan... mau tahu apa yang bikin saya kangen sama Daily Roast selain kopinya? Roti dan kukisnya yang super enak! Haduuuh pas nulis ini aja udah kebayang gimana enaknya :") Kalau kamu penggemar roti artisan, itu tandanya kamu harus cobain roti di Daily Roast. Mereka bekerja sama dengan Via Via Bakery Jogja untuk menyajikan roti yang dibuat secara etik tanpa bahan pengawet (bahkan raginya aja organik). Roti favorit saya adalah Dragon Fruit Buns! Bentuknya seperti bunga dan warnanya pink alami yang dibuat dari buah naga. Saya pribadi nggak suka buah naga yang dimakan mentah gitu, tapi kalau udah jadi buns enak banget rasanya. Kombinasi favorit saya adalah makan Dragon Fruit Buns ini sambil minum hot chocolate. Buat yang nggak biasa makan roti artisan, pasti agak kaget, karena roti artisan memang rasanya alami banget jadi cenderung hambar.


Selain roti, kamu juga wajib cobain Koeken Series yang rasa cokelat! Kukisnya nggak terlalu manis, tapi kebantu sama potongan cokelat kecil-kecil yang lumer di mulut. Selain yang cokelat, ada juga kukis rasa buah naga dan daun kelor. Nggak cuma Koeken Series, ada pula kukis yang bisa dibeli per gram yang juga dibuat dari bahan organik. Favorit saya dan Ibnu? Savory Cheese! Tapi, saya belum memastikan lagi apakah menu ini masih tersedia di Daily Roast atau nggak, karena mereka selalu berganti menu roti dan kukis secara berkala.


Sejauh ini Daily Roast ramai dikunjungi pelanggan, terutama mereka yang harus mobilisasi dengan kereta setiap hari. Kebetulan, Daily Roast juga punya jam buka yang cukup panjang, mulai dari jam 6 pagi sampai 11 malam. Jadi, jangan takut kalau kamu lembur dan mau cobain kopi di sini, mungkin kamu masih punya kesempatan. Sejalan pula dengan konsep mobilisasi, hal itulah yang membuat ruang kedai Daily Roast nggak terlalu besar. Jadi, kebanyakan pelanggan datang untuk beli take away. Meski begitu, mereka juga sediain beberapa kursi dan sofa besar yang nyaman untuk jadi tempat ngobrol atau ngerjain tugas. Semoga kami bisa kembali mampir ke Daily Roast dalam waktu dekat! :)


Daily Roast Coffee
Lokasi: Di dalam Stasiun Bogor
Jam buka: 06.00-23.00 WIB

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar